Membedakan Madu Murni dan Campuran dan Manfaatnya

Populernya manfaat madu untuk kesehatan di kalangan masyarakat membuat banyak oknum pedagang yang mencampur madu murni dengan bahan-bahan lain demi mendapatkan keuntungan lebih. Nah, agar tidak keliru dalam memilih madu di pasaran, perhatikan hal-hal berikut :

Pastikan memilih madu yang diproduksi oleh produsen terpercaya. Periksa komposisi madu dalam produk. Madu murni memiliki komposisi 100% madu tanpa tambahan bahan apapun.

Cara selanjutnya untuk mengetes apakah madu yang Anda beli murni atau tidak adalah dengan menuangkan satu sendok teh madu ke dalam segelas air. Madu murni akan mengendap di bagian bawah gelas/tidak mengapung. Hal ini terjadi karena madu murni memiliki tekstur yang kental sehingga tidak mudah bercampur dengan air.

Jika Anda meneteskan madu ke atas sebuah kertas, kemudian kertas tersebut berlubang maka madu yang Anda beli kemungkinan telah dicampur bahan-bahan lain. Karena jika dituang di permukaan kertas, madu murni tidak bisa membuat kertas basah apalagi berlubang.
Untuk menjaga kualitas madu murni, simpanlah madu pada suhu ruang serta hindari menyimpannya dalam kulkas.

Manfaat Madu untuk Kesehatan

Madu yang kaya akan zat aktif dan nutrisi menjadikannya sebagai bahan alami yang punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Meski mengandung banyak gizi, tetapi madu pun memiliki bakteri dan spora yang dapat menimbulkan efek samping seperti alergi.

Oleh karena itu, jangan memberikan madu pada anak usia di bawah 1 tahun karena daya tahan tubuhnya belum bekerja dengan baik. Berikut ini adalah beberapa khasiat madu yang harus Anda ketahui.

Mengurangi Batuk

Batuk merupakan gangguan pada sistem pernapasan yang bisa menyerang siapa pun, baik orang dewasa maupun anak kecil. Madu yang memiliki kandungan antibakteri dan antivirus mampu membantu meredakan penyakit ini. Hal ini karena efek yang diberikan oleh madu sama dengan efek dextromethorphan dalam obat batuk. Saat buah hati Anda mengalami batuk, berikan satu hingga dua sendok makan madu saat bangun tidur dan menjelang tidur malam.

Sebagai Pemanis Alami bagi penderita Diabetes

Diabetes adalah salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat dunia. Gaya hidup yang tidak sehat merupakan pencetus penyakit ini berkembang pesat di Indonesia, terutama penyakit diabetes tipe dua. Orang yang menderita diabetes tidak memiliki kemampuan untuk mengatur gula dalam darah dikarenakan hormon insulin yang tidak bekerja secara normal.

Mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung banyak gula bisa mengakibatkan diabetes. Untuk menyiasatinya, Anda bisa menggunakan madu sebagai pemanis alami dalam makanan dan minuman. Kandungan gula alami dalam madu terbukti memiliki indeks glikemik yang rendah jika dibandingkan dengan jenis-jenis gula lain. Oleh karena itu, mengonsumsi madu sebagai ganti gula dapat menurukan risiko diabetes tipe dua serta mengendalikan jumlah gula darah dalam tubuh.

Menjaga Kesehatan Saluran Pencernaan

Dalam saluran cerna manusia terdapat flora normal (bakteri baik) yang membantu kerja sistem pencernaan dalam mengolah makanan. Selain kandungan nutrisi yang tentunya baik untuk dikonsumsi tubuh, madu juga diperkaya flora normal seperti lactobacillus dan bifidobakteria yang bisa mendukung kerja sistem pencernaan. Flora normal ini juga dapat melindungi saluran pencernaan dari bakteri helycobarter pylori.

Menjaga Sistem Imun Tubuh

Mengkonsumsi madu secara rutin dapat meningkatkan sistem imun tubuh serta membantu tubuh lebih cepat pulih saat sakit. Hal tersebut karena madu bisa merangsang tumbuhnya sel-sel imun, misalnya sel limsofit B dan T serta sel natural killer yang berguna untuk menangkal berbagai penyakit. Selain itu, madu juga bisa merangsang pertumbuhan antibodi yang sangat diperlukan pada proses pemulihan.

Madu juga dipercaya sejak zaman dahulu untuk meningkatkan energi dan stamina. Rutin mengkonsumsi madu di pagi hari mampu membuat Anda memiliki energi serta stamina yang optimal untuk menjalani aktivitas.

Mempercepat Penyembuhan Luka

Manfaat madu untuk kesehatan yang lain adalah membantu mengobati luka. Kandungan antiseptik berupa enzim glukosa oksidase pada madu dapat menangkal infeksi bakteri pada luka. Oleskan madu pada kulit yang terluka agar mempercepat proses pemulihan.

Mengoleskan madu pada luka dapat mengobatinya lebih cepat dibandingkan menggunakan obat yang mengandung silver sulfadiazine. Senyawa antioksidan pinocembrin yang terdapat pada madu juga ampuh mencegah infeksi bakteri staphylococcus aureus yang bisa membuat luka menjadi lebih parah.

You May Also Like

About the Author: admin